Besok adalah hari pertama pembelajaran jarak jauh Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) tempat Aufa mencari ilmu selama 1,5 tahun ini. Ini benar-benar hari pertama karena selama ini SCB memilih untuk tak memulangkan santrinya dan tetap melakukan pembelajaran di asrama dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Sejak pandemi melanda, para santri tidak di perbolehkan keluar dari lingkungan asrama, penjengukan orang tua yang ditiadakan, tingkat keamanan guna pencegahan masuknya virus semakin di perketat hingga akhirnya jadwal kepulangan yang diagendakan pada bulan Ramadhan terpaksa ditiadakan.
Qodarulloh, setelah menunggu selama 18 bulan, tepat pada tanggal 28 Desember 2020 biidznillah SCB memulangkan para santri untuk jangka waktu yang belum ditentukan. Agenda awal pemulangan kembali ke SCB adalah pada tanggal 24 Januari 2021 Masehi, namun ada kemungkinan perpanjangan waktu.
Untuk sementara, pembelajaran dilaksanakan secara daring. Beberapa media belajar sudah kami persiapkan sejak lama demi menunjang pembelajaran anak-anak termasuk Aufa. Mulai dari penyiapan handphone sebagai media utama PJJ, lalu wifi dan tadi saya siapkan ruangan agar mereka bisa belajar dengan nyaman.
Setelah jadwal PJJ di realesse SCB tadi siang, Aufa mulai sibuk mengatur jadwalnya kembali. Saya pun mulai menyiapkan diri untuk memulai kembali menjadi fasilitator belajar Aufa dan 3 saudaranya.
Semangat? MasyaAllah InsyaAllah. Saya senang bisa membersamai mereka.
Tasikmalaya, Ahad, 10 Januari 2021
Sejak pandemi melanda, para santri tidak di perbolehkan keluar dari lingkungan asrama, penjengukan orang tua yang ditiadakan, tingkat keamanan guna pencegahan masuknya virus semakin di perketat hingga akhirnya jadwal kepulangan yang diagendakan pada bulan Ramadhan terpaksa ditiadakan.
Qodarulloh, setelah menunggu selama 18 bulan, tepat pada tanggal 28 Desember 2020 biidznillah SCB memulangkan para santri untuk jangka waktu yang belum ditentukan. Agenda awal pemulangan kembali ke SCB adalah pada tanggal 24 Januari 2021 Masehi, namun ada kemungkinan perpanjangan waktu.
Untuk sementara, pembelajaran dilaksanakan secara daring. Beberapa media belajar sudah kami persiapkan sejak lama demi menunjang pembelajaran anak-anak termasuk Aufa. Mulai dari penyiapan handphone sebagai media utama PJJ, lalu wifi dan tadi saya siapkan ruangan agar mereka bisa belajar dengan nyaman.
Setelah jadwal PJJ di realesse SCB tadi siang, Aufa mulai sibuk mengatur jadwalnya kembali. Saya pun mulai menyiapkan diri untuk memulai kembali menjadi fasilitator belajar Aufa dan 3 saudaranya.
Semangat? MasyaAllah InsyaAllah. Saya senang bisa membersamai mereka.
Tasikmalaya, Ahad, 10 Januari 2021
Komentar
Posting Komentar